Beberapa hari ini saya terus mendapatkan satu kata yang sama: Percepatan.
Awalnya saya pikir percepatan itu tentang bergerak lebih cepat, bekerja lebih keras, atau melakukan lebih banyak hal.
Tetapi Tuhan mengingatkan saya bahwa percepatan dalam Kerajaan-Nya bukan soal kekuatan manusia.
📖 Zakharia 4:6
"Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan Roh-Ku, firman Tuhan semesta alam."
Percepatan dalam Tuhan terjadi ketika Roh-Nya yang mengangkat, bukan ketika kita memaksa diri untuk berlari.
Percepatan = Urapan + Ketaatan + Penyerahan Total
Kalau kita ingin pelayanan diperluas, jiwa-jiwa dimenangkan, dan pengaruh diperbesar, itu tidak bisa dicapai hanya dengan kemampuan diri sendiri.
Urapan tidak turun atas hidup yang setengah-setengah.
Saya teringat tentang Elisa yang menerima dua bagian urapan Elia (2 Raja-raja 2).
Sebelum itu terjadi, ia meninggalkan ladangnya, membakar alat bajaknya, dan menyembelih lembunya. Itu tanda tidak ada jalan mundur. Totalitas mendahului percepatan.
Bahkan Yesus sendiri sebelum masuk pelayanan besar-Nya melewati 40 hari puasa dan pencobaan (Matius 4:1–2).
• Tuhan memurnikan hati sebelum mempercayakan pengaruh.
• Percepatan Aman Bagi Hati yang Sudah Mati Bagi Diri Sendiri
Percepatan rohani berarti: 🔥 Tuhan memperbesar pengaruh
🔥 Tuhan mempercepat musim buah
🔥 Tuhan membuka pintu yang tidak perlu kita dorong
Tetapi itu hanya aman ketika ego sudah dimatikan dan hati sudah sepenuhnya milik Tuhan.
Mungkin hari-hari ini Tuhan juga sedang berbicara kepadamu tentang sesuatu.
Jika kamu ingin masuk musim percepatan, mungkin pertanyaannya bukan:
“Bagaimana caranya lebih cepat?”
Tetapi:
“Apakah aku sudah menyerahkan semuanya?”
Karena percepatan bukan tentang kuat.
Percepatan adalah tentang diurapi. ✨
Tidak ada komentar:
Posting Komentar